semua ini rasanya sesak
Aku tak habis pikir, hari hari penuh kegelisahan, kebingungan, dan penuh tekanan itu menimpaku saat ini. Aku takut bahkan sangat takut. perubahan besar akan segera terjadi dalam hidupku, ntah aku akhirnya menerima keberhasilan sebagai imbalan dari kerja kerasku atau malah sebaliknya, kegagalan yg justru melahapku.
H-57 rasanya belum memiliki kesiapan dalam segi mental dan juga bekal untuk menghadapi utbk. Pembagian waktu yg masih kacau, stres dalam pencarian konsep portofolio yang tak kunjung mencapai titik temu. dan kebimbangan soal penentuan jurusan di utbk juga akhir” ini mulai menyibukkan pikiranku.
jujur di titik ini, aku merasa sangat pesimis. melihat perkembangan portofolio ku yg kurang memuaskan. TRY OUT” terasa sangat sulit, ku merasa bahwa laju ku tertinggal daripada teman teman ku yg lain. Kulihat di tempat” diskusi neutron, seringkali orang orang itu meminta jam tambahan untuk belajar. sedangkan aku sama sekali belum mencobanya hingga di periode h-57 ini.
Rasanya benar” hilang motivasi, agak mulai kabur. mau melakukan aktivitas rasanya tidak menyenangkan. Pada awalnya aku mengira, kemampuanku cukup untuk memasuki ITB, namun setelah melihat konsep portofolio milik org lain aku merasa sedikit pesimis akan lolos. Jadi aku merasa harus memperjuangkan pilihanku dan memutuskan untuk membuat portofolio dgn konsep baru.
segala perspektif ku coba, namun aku kesulitan untuk membayangkan bagaimana gambarku akan terealisasikan. kepalaku benar benar tegang dan penuh. banyak waktu yg kuhabiskan namun pada akhirnya tidak menghasilkan apa apa. Itu berbeda ketika aku mengerjakan sesuatu karya saat tanpa beban pikiran. namun sebagai pelarian semata.
Aku masih belum memahami semua ini. mengapa allah mendatangkan momen itu, orang itu dan aku yg sudah melupakan itb sejak lama. namun semua itu datang kembali. bagaimana ini haruskah aku bersikap idealis atau memilih jurusan alternatif yg mungkin lebih realistis?
Namun disisi lain, ku merasa bahwa jikalau saja saya saat itu menentukan jurusan yg lebih realistis saat snbp pasti kesempatan saya keterima lebih besar, karena rata rata nilai yg ku miliki cukup tinggi.
Apakah ini ego?
KENAPA…
Diriku dapat berpikir sejauh itu bila memikirkan kemungkinan” terburuk. namun ketika memikirkan kemungkinan” baik justru kesulitan. Ah sialan. aku ingin kuliah. aku harus lolos snbp/snbt.
baru ingat, bahwa aku belum bisa benar” fokus untuk latihan utk utbk yakni karena adanya Ujian sekolah dan UPRAK” yg malah satu mapel bisa terdiri dr 3 penilaian. namun itu tidak menjadi permasalahan besar. Tp ujian sekolah broo. kenapaa.
Kamu hanya perlu diingatkan dg motivasi yg tepat.
aku ingin ke itb karena aku ingin mengangkat derajat orangtuaku, dan diriku
aku ingin ke itb karena disanalah jiwaku dan impian ku bisa diterima, di wujudkan, dan di hidupi dengan penuh penghayatan
aku ingin bekerja ke ikea. dan aku ingin menjadi desainer produk. memiliki toko mainan. atau menjadi desainer mainan spt popmart
Comments
Post a Comment